3 Pertandingan yang Tentukan Akhir Era Ruben Amorim di Manchester United
LIGABINTANGNEWS- Secara mengejutkan, Ruben Amorim resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai manajer Manchester United setelah 14 bulan yang penuh gejolak.
Keputusan itu tidak datang tiba-tiba, melainkan akumulasi dari serangkaian hasil buruk di laga-laga besar dan momen genting. Pengumuman resmi pun dibuat pada Senin 5 Januari 2026.
Gonjang-ganjing pemecatan Amorim sebenarnya bukan hal baru, tapi tidak disangka bahwa manajemen klub benar-benar mengambil keputusan tersebut di musim ini. Faktanya, Amorim belum genap dua tahun menangani tim.
Diduga kuat, alasan pemecatan Amorim adalah karena si pelatih melayangkan protes keras kepada manajemen klub yang tidak menepati janji. Amorim merasa tidak mendapatkan dukungan untuk mengembangkan tim.
Di sisi lain, Ruben Amorim juga memiliki kesalahan-kesalahannya sendiri selama menangani Man United. Paling tidak, ada lima pertandingan yang bisa menjadi potret soal era Amorim yang perlahan kehilangan arah hingga berakhir lebih cepat dari rencana.
1. Tottenham 1-0 Man United: Final Eropa yang Menguap di Bilbao
Di Stadion San Mames, United memang menguasai bola, tetapi nyaris tanpa ancaman nyata. Gol tunggal Brennan Johnson cukup untuk menenggelamkan United dalam laga yang dinilai minim kualitas.
Keputusan Amorim menyimpan Alejandro Garnacho hingga 20 menit terakhir memicu tanda tanya besar. Di laga sepenting itu, United tampil pasif dan kehilangan ketajaman, sebuah pola yang kelak terus berulang
2. Man United 0-2 Bournemouth: Alarm Dini di Old Trafford
Gol Dean Huijsen, Justin Kluivert, dan Antoine Semenyo membuat Amorim hanya mengoleksi tujuh poin dari enam laga awalnya. Seusai pertandingan, Amorim mengakui situasi sulit.
Ia berkata bahwa segalanya terasa sangat berat, sembari mengingat ucapannya setelah debut di Ipswich sebulan sebelumnya bahwa tim akan menderita untuk waktu yang lama. Nada itu berubah dari peringatan menjadi kenyataan pahit
3. Wolves 2-0 Man United: Boxing Day yang Memperparah Luka
Matheus Cunha mencetak gol langsung dari sepak pojok, bola melayang melewati Andre Onana. Untuk ketiga kalinya dalam tiga laga, United kebobolan dari situasi serupa, menunjukkan masalah struktural yang tak kunjung dibenahi.
Hwang Hee-chan menutup laga, sementara Bruno Fernandes dikartu merah untuk ketiga kalinya musim itu. Malam tersebut menegaskan bahwa krisis bukan sekadar soal hasil, tetapi juga disiplin dan kontrol permainan


Komentar
Posting Komentar